...

Pengalaman menggunakan cakram belakang di yamaha aerox setelah 1 tahun

Hai fellas.. Seperti di artikel sebelumnya tentang proses pemasangan cakram belakang pada yamaha aerox, kini waktunya saya membahas mengenai kelebihan dan kekurangan menggunakan cakram pada roda belakang di aerox 155. Jadi aopa saja kekurangan dan kelebiahnnya? Lets check this out!!

Untuk informasi sedikit, saya pribadi masang cakram belakang di yamaha aerox itu dengan tujuannya selain memang agar tampilan beda dari yang lain, juga agar memiliki fungis utama yaitu memberikan pengereman yang lebih optimal pada bagian ban belakang atau pengereman belakang. Tapi bukannya tanpa kekurangan juga setelah saya pasang cakram tersebut. Seperti yang bisa saya rangkum dibawah ini yaitu:

KEKURANGAN

1. Menjadikan motor sedikit agak berat
Gimana meksudnya agak berat disini? Jadi gini ya maksud saya berat tuh dalam artian ketika motor melakukan akselerasi, terdapat sedikit beban yang harus ditarik oleh mesin dibandingkan apabila motor tidak dipasangi cakram. Saya masih ingat sekali ketika si Gelbbee masih pake tromol. Tarikannya boleh dibilang enteng dan mantep banget. Langsung nurut. Ketika sudah dipasang, hal tersebut seperti terasa kebalikan. Tingkat responsivitas dari mesin sih gak berubah ya, tetap responsif dan langsung narik. Tapi ketika nariknya itu kerasa banget effort yang diperlukannya. Seperti yang udah saya katakan diatas, mesin memerlukan effprt lebih untuk menarik piringan cakram yang memang dari awal kelahiran nya, Yamaha Aerox tidak dirancang untuk menarik tambahan beban di belakang. Sehingga menurut saya hal tersebut cukup wajar sih apabaila tarikannya menjadi agak sedikit berat. 
TETAPI PERLU DIGARIS BAWAHI bahwa tarikan yang berat disini tuh ga menjadikan motor ini loyo atau lemot ya, bukan. Mungkin kalau misal kita hitung menggunakan alat pengukur kecepatan semacam Race Logic, perbedaan kecepatan akselerasi antara aerox bertromol dan bercakram belakang hanya beda 0,01 detik saja. Kecil banget perbedaannya hingga mungkin bagi kalian yang masih awam dalam merasakan perbedaan tarikan motor, bisa dikatakan tidak ada bedanya dengan yang tidak dipasangi cakram. 

2. Perlu melakukan perwatan lebih
Kalau ini sih pasti ya guys karena memang suka ga suka, dengan memasang cakram belakang, kalian juga harus memikirkan perawatan kedepannya bagaimana. Seperti contohnya gini. Kalian yang biasanya hanya membeli kanvas cakram depan saja, jadi harus membeli kanvas untuk cakram belakang juga, yang mana harganya bakalan jauh lebih mahal daripada kanvas rem tromol. 
Apalagi kalau misal kalian pake kaliper yang branded. Pasti kanvas untuk kalipernya pun harus yang khusus dan kalian tentunya harus merogoh kocek lebih. Ya intinya siap-siap aja buat mengeluarkan uang lebih 

3. Hilang Garansi 
Nah untuk masalah ini menurut saya yang bakal hilang garansi itu buat yang melakukan bor pada velg belakang original Aerox nya. Karena memang termasuk mengubah dan bahkan "merusak" sparepart ori dari motor. Kalau saran saya, mending kalian beli aja velg kepisah yang aftermarket (banyak banget di pasaran) yang udah ada lubang untuk menempatkan cakram belakangnya sehingga kalian gausah nge bor lagi velg bawaannya. 

KELEBIHAN 
1. Pengereman Lebih Mantep 
Jelas lah ya kalau ini gausah dipermasalahin lagi. Kekuatan pengereman antara tromol dan cakram memang berbeda jauh. Apalagi kalau misal kalian pake kaliper yang branded itu. Pengalaman saya, saking pakemnya pengereman itu, menjadikan ban belakang selalu nge lock dan bahkan kadang slide kalau misal melakukan hard breaking. Cukup berbahaya sih kalau kalian ga berhati-hati wkwk. Kecuali kalau kalian memasang juga fitur ABS pada sistem pengereman belakang kalian. Itu mah beda lagi cerita. 

2. Beda dari yang lain 
Selama 1 tahun pasang, cukup banyak orang yang selalu melihat ke motor saya, dan langsung tertuju ke bagian belakangnya. Gatau sih ya itu masuk ke poin kelebihan atau kekurangan buat kalian. Kalau saya sendiri sih itu termasuk poin kelebihan karena motor kalian beda dari yang lain. Modifikasi kalian outstanding dan berbeda dari yang lainnya. Disitu kalian bakal sedikit merasakan pride terhadap motor hasil modifikasi kalian. 

Well, sekian pengalaman saya menggunakan cakram belakang di Yamaha Aerox setelah 1 tahun. Intinya, buat kalian yang ingin motornya memiliki performa pengereman yang bagus dan ingin aerox kalian lebih pakem, masang cakram belakang adalah pilihan yang tepat. Tapi kalau misal kalian ragu dan takut bakal kehilangan garansi dan ngerasa kalau performa pengereman aerox sekarang udah cukup, lebih baik kalian tidak usah ganti saja. 

Semoga bermanfaat (maniacmotoblog)