...

Honda Vario Facelift 2018.. Akankah sesuai ekspektasi?


Hallo fellass.. di siang yang panas ini saya mau ikutan nimbrung masalah vario facelift yang masih merupakan sebuah hot produk yang akan dirilis bulan ini katanya. Dengan jadinya hot produk tersebut maka otomatis para bikers tanah air yang memang mantengin berita otomotif khususnya roda dua sedang antusias dalam menunggu kehadirannya. Tapi, apakah penantian mereka akan sia-sia?



Seperti yang bisa saya bilang, Vario facelift 2018 ini memang menjadi produk yang dinanti-nanti oleh banyak orang. Entah itu sekedar ingin tahu karena dia memang otomotif lover, atau memang dia menantinya karena ingin membelinya. Atau mungkin lebih parah lagi, menanti tapi cuman ingin melakukan BC alias Black Campaign terhadap produk tersebut (biasa sih itu mah para fansbpy garis keras wkwk). Namun sih saran dari saya pribadi, jangan terlalu ditunggu. Tar bikin sakit hati berkepanjangan kalau ga sesuai ekpektasi.


Memang seperti apa sih ekspektasi nya? Gini loh. Saya baca di internet dan dari berbagai macam referensi artikel otomotif dan mereka menyebutkan bahwa Vario 2018 ini merupakan produk yang memang ditujukan untuk menggerogoti pasar Aerox. Yap kurang lebih begitulah yang bisa saya baca. Hmm. Are you seroius? Karena dari bocoran-bocoran sebelumnya mengatakan bahwa Honda sedang meracik New Vario facelift ini dengan beberapa fitur yang ada di Yamaha Aerox. Seperti shock belakang yang sudah doble, memiliki backbone alias tonjolan di dek nya alias bukan dek rata, dan yang lebih istimewa lagi kabarnya akan memiliki rem belakang yang sudah cakram juga alias double disc brake. Jujur sih saya hanya bisa berkata ‘wow’ dan memberi apresiasi kepada Honda karena akhirnya mereka gatel terhadap Aerox dan akhirnya juga merilis produk setipe dengan Aerox. Selain itu juga para informan papan atas menyebutkan bahwa Vario 2018 akan hadir dalam dua tipe, yaitu tipe yang standar dan tipe dengan setang telanjang (mirip-mirip seperti Honda Beat Street). Kedengarannya menarik sih, tapi yang menjadi pertanyaan besar adalah, apakah pasar akan menerima? 


Ya! Jika mereka benar-benar akan mendiferensiasi calon Vario 2018 mereka kedalam dua tipe yang telah disebutkan diatas. Versi standard yang memiliki dek rata, dan versi setang telanjang yang tidak memiliki dek rata alias mengikuti desain Aerox. Tapi, ada beberapa masukan mungkin yang bisa di tinjau kembali oleh AHM sebelum mereka merilis produknya tanggal 16 nanti (lebih tepatnya memperkenalkan sih hehe). 

Pertama, jangan terlalu bermain aman dengan calon Vario facelift. Memang sih Vario 125/150 current masih digemari oleh orang-orang indonesia. Buktinya jelas bisa kita lihat dari data AISI yang menunjukkan betapa digjaya nya penjualan Vario series di Indonesia. Tapi, berhubung Vario 125/150 sudah berumur, otomatis lama-lama konsumen pun akan dibuat bosan dengan dimensi skutik dek rata yang gitu-gitu aja. Apalagi sekarang trend skuter matik itu lagi demen-demennya berukuran besar. Seperti ban dengan tapak lebar, schock belakang dua biji, dan body-body yang melarr. Itu yang saat ini sedang terjadi pada desain motor matic di Indonesia (atau bahkan ungkin di belahan dunia lain). Apakah honda perlu melakukan hal yang serupa juga? Ya, namun tidak terlalu radikal apalagi untuk Vario standard. Ubahan-ubahan yang bisa mereka lakukan pada Vario facelift nantinya adalah peningkatan ukuran ban yang rada gemuk lah. Plis lama-lama memang melihat ban standar yang kecil pada motor matic dek rata itu membosankan. Bila mereka bisa menghadirkannya? Wah itu merupakan sebuah langkah besar bagi Honda. Itu hal yang paling minimum ya. Selain ban, mereka juga bisa lah setidaknya merevisi bagian jok supaya ga keras-keras amat. Selain itu juga alangkah indahnya apabila mereka sudi untuk menjajali vario 125&150 mereka dengan shock belakang yang jumlahnya dua biji. Alasannya? Ya pastinya dengan adanya dua buah shockbrekaker di belakang, menambah daya redam dan juga menjadikan pembonceng lebih nyaman. Bukankah itu tujuan utama sebuah motor matic disamping usefull?



Itu untuk vario standard ya. Bagaimana dengan Vario versi setang telanjang? Nah untuk Vatio yang satu ini sih saya entah kenapa lebih percaya akan hanya hadir di Vario 150. Ya syukur-syukur banget hadir di Vario 125 juga. Tapi realistis aja, tau sendiri kan Honda gimana? Wkwk.
Kembali ke tema....
Untuk vario yang versi setang telanjangnya, apabila memang Honda begitu rakus dan ingin bertarung dengan Yamaha Aerox juga, buatlah desain yang tidak nanggung. Setang telanjang boleh lah. Penambahan backbone pada dek nya? Penambahan dual shockbreaker? Atau bahkan penambahan double disc brake yang tidak dimiliki oleh Aerox? Why nott??? Itu bakalan menjadi langkah yang amat sangat besar dan kemungkinan pasar akan bisa sangat menerimanya. Kalau memang takut kemahalan, buatlah vario setang telanjang tersebut sebagai produk flagship nya Vario series. Ya biar ada mewwah-mewahnya gitu lah.


Kedua, jejali fitur yang belum dimiliki kompetitor (dalam hal ini yaitu Yamaha Aerox karena memiliki pendekatan yang jauh lebih enak untuk disandingkan). Apa saja? Seperti penambahan rem belakang yang sudah cakram, penambahan parking brake lock, serta penambahan ABS double channel. Oiya dan kalau mau nih ya, bisa juga tambahin fitur pengunci laci depan bagian kiri agar bisa nyimpen barang-barang berharga lebih aman lagi. Sepele sih, tapi mempunyai fungsi yang sangat besar.
Kalau memang takut harganya semakin melambung tinggi, bisa kan hanya dipasang di Vario yang tipe setang telanjang nantinya? Seperti yang sudah dibilang diatas, setang telanjang bisa sebagai flagshipnya dari Honda Vario series. Why not? Semakin banyak tipe, semakin banyak pula pilihan yang bisa dipilih oleh potensial buyer. Iya ga?


Well apapun hasilnya nanti, kita harus tetap apresisi hasil kerja keras Honda dalam meriset dan mengubah Vario baru mereka. Cuman alangkah lebih indah lagi apabila mereka juga benar-benar melihat pasar dan melihat celah kosong yang belum dimasuki oleh kompetitor seperti misal fitur-fitur diatas. Jangan hanya mentah-mentah copy paste produk lawan tanpa ada peningkatan fitur dan sebagainya. Well, selamat menunggu calon Vario 125/150 buat kalian yang masih menunggu motor tersebut