...

Andrea Dovizioso pindah ke Honda?

Hai fellas. Kemarin-kemarin di dunia MotoGP dihebohkan dengan issu yang menyebutkan bahwa Honda tertarik untuk menarik kembali jagoan baru dari Ducati, yaitu Andrea Dovizioso. Menarik kembali dalam artian karena mereka sebelumnya memang pernah merasakan ‘jasa’ dari seorang Andrea Dovizioso. Namun keadannya berbeda.


Jika dulu ketika AD masih berada di Honda dia seakan-akan ‘biasa aja’ bahkan terkesannya seperti sedikit melempem, tapi lain cerita ketika doi pindah ke Ducati. Memang sih awal-awal tidak mudah bagi sorang AD dalam menaklukan Desmosedici. Mengingat AD masuk ke tim Bologna disaat motor nya tidak se kompetitif sekarang. Namun sekarang? Sobat bisa liat sendiri secara langsung bagaimana Dovi begitu nyaman dengan Ducatinya. Setidaknya ga melempem-melempem banget kaya tentangga sebelah *uppss wkwk

Ketika saya pertama kali baca tentang berita yang menyebutkan bahwa AD diisukan akan kembali ke Honda kalau gaji nya tdiak dinaikkan oleh Ducati, saya sedikit aneh dan heran. Kenapa mau-maunya seorang AD yang dulu seolah ‘dikorbankan’ oleh Honda karena mereka ingin hanya memiliki dua pebalap di tahun 2012, balik lagi ke pabrikan yang seoalh-olah pernah membuang dia. Yang bikin saya aneh adalah, kenapa pilihannya harus Honda? Padahal ada tim lain gitu. Apa karena Honda masih merupakan tim impian bagi setiap pebalap di MotoGP? Entahlah yang pasti menurut saya pribadi sih sedikit aneh dan yaa kecewa kalau sampai misalnya benar-benar AD kembali lagi reuni bareng Honda.


Alasannya? Cukup sayang saja ketika ada seorang pebalap yang istilahnya baru mau jadi kompetitif dengan satu tim karena dia berusaha keras dari awal, tiba-tiba ketika dia udah mulai bagus dengan ‘gampangnya’ tim lain ingin mengambilnya lagi dengan modal duit yang banyak. Lalu yang kedua, kalau misal semua pebalap hebat selalu pingin diembat sama Honda, apalah artinya MotoGP kedepan? Yang menang bakal tim itu-itu lagi dong? Memang tidak selamanya hal itu bakal terjadi, namun kemungkinan besar bakal seperti itu. Yang ada tontonan MotoGP bakalan bosen kalau semua pebalap hebat kumpul di satu tim. Begitu kira-kira. Sedih aja sih. Bakalan ga seru lagi.

Tapi untungnya, dari berita-berita yang sudah beredar luas di media baik internet maupun cetak, menyebutkan bahwa Ducati bersedia untuk menaikkan gaji Dovi sesuai keinginnanya yaitu sebesar 3x lipat dari gaji nya sekarang di Ducati. Pastinya langkah tersebut diambil agar Dovi bisa tetap berada di Ducati dan tidak pergi kemana-mana. Dipertahankan sob lah istilahnya mah. Berita menariknya lagi juga adalah, bahwasannya (baru isu nya sih) Dovi juga bersedia untuk tetap stay di Ducati apabila permintaan doi dikabulkan.

Dovi mungkin bukan yang terbaik saat ini. Tapi Dovi merupakan pebalap yang punya keinginan besar untuk bealajar, dan berubah. Meskipun tidak dalam waktu yang dekat, hasilnya cukup terbukti sekarang. Doi tinggal memetik hasilnya. Memangnya apa? Berupa gaya riding yang santai dan smooth. Karena gaya riding tersebut yang doi pelajari selama berada di Ducati. Itulah sisi lain dari seorang DesmoDovi.

Tinggal sekarang Dovi yang memutuskan, apakah dia akan tetap stay di Ducati, reuni dengan Honda, atau malah mencari pengalaman baru bersama pabrikan baru, seperti Suzuki. Kita liat saja nanti. Waktu yang akan menjawab. Cuman harapan saya sih, Dovi jangan sampe balik lagi ke Honda. Saya bukan pembenci Honda atau anti Hondaism. Bukan. Cuma alangkah lebih indahnya apabila Dovi bisa mengukir sejarah baru dengan Ducati atau lebih prefer lagi, doi mencari pengalaman baru di Ducati. Tapi sih mudah-mudah mau stay ajalah di Ducati. Kayanya udah lekat banget gitu, wong namanya aja DesmoDovi wkwk.