...

Suzuki Burgman Lokal. Sebenernya bakalan ada ngga sih?? Kok lama bener ya?


Halloo Fellas. Nih kayanya emang topik mengenai calon big skuter matic dari Suzuki masih selalu menjadi perhatian dari para biker di tanah air guys. Tidak sedikit juga orang yang rela untuk menunggu kehadiran si matic gambot tersebut. Lantas, kira-kira ini sebenrnya Suzuki beneran bakalan ngebrojolin skuter maticnya ga sih?

Banyak spekulasi yang muncul mengenai calon rival penghadang eksistensi Yamaha Nmax maupun Honda PCX yang notabene nya 'baru lahir'. ada yang bilang "ah suzuki mah PHP doang. Buktinya sampe sekarang belum ada perkembangan. Spyshoot yang nongol malah matic ukuran kecilnya yang lagi tes jalan beberapa waktu yang lalu". Terus ada juga yang bilang "ya lu kira bikin motor kaya bikin tempe mendoan? Iris tempe kasih terigu langsung goreng? Kagak lah. Ngeproduksi motor itu banyak alurnya, Ga segampang itu". Sebenernya apa yang mereka utarakan benar. Yang pesimis mungkin merasa kecewa karena Suzuki seolah-olah tidak mendengar masukan dari rider. Yang satunya lagi menyikapi nya secara santai dan logis. Lalu kira-kira mana sih, spekulasi yang bener?

Kalau boleh milih sih ya, saya lebih setuju sama pemikiran yang kedua yang menyikapi nya dengan cara santai. Meskipun, jujur saja, saya juga ngerasa kalau Suzuki terlalu lama menyiapkan sang skuter maticnya. Tapi setelah saya berfikir lebih lanjut, toh dulu aja Honda hampir satu tahun (bahkan mungkin lebih ya) (CMIIW) menyatakan bahwa mereka akan melokalkan PCX mereka. Lama tidak ada kabar dan hanya dirundung oleh 'isu' yang tidak tahu kebenarannya, akhirnya sang Maxi Scooter Honda yang di isu kan pun nongol juga untuk pertama kali pada bulan Desember 2017 silam. Dan perkenalan harganya pada bulan Februari lalu.


Kalau memang kita melihat dari ukuran waktunya, memang dapat dibilang cukup lama bagi yang udah kesemsem untuk menunggu kelahiran suatu produk yang bahkan tidak jelas statusnya. Namun kembali lagi, apakah customer potensial tersebut bakalan sanggup atau tidak untuk menunngunya.

Kembali ke judul, kalau menurut saya pribadi sih Maxi Scooter Suzuki bakalan hadir. Udah gtu aja wkwkwk. Mengenai waktunya sih belum fix ya kapan, hanya saja kemungkinan besarnya tidak dalam waktu yang singkat ini. Kemungkinan paling cepat akhir tahun ini dan (mungkin) idealnya semester 1 tahun depan. Whatt. Lama banget dahhhh. Yap. Seperti yang disebutkan tadi, bahwa memproduksi motor bukanlah seperti memproduksi sebuah tempe mendoan. Pertama, pabrikan harus melakukan survey, entah itu survey tentang desain, lalu kecenderungan pasar dalam menyerap produk tersebut, dan masih banyak lagi. Kemudian Setelah beres melakukan survey, mereka harus membicarakan secara internel. Rapat, ini itu dan segala macam. Setelah membicarakan secara internal, mereka juga harus mendapatkan persetujuan dari Suzuki pusat yang lain dan yang bukan berlokasi di Jepang. Apalagi kalau produk tersebut bertatus global product. Kemudian baru setelah dapat persetujuan dari pabrikan pusat, mereka baru bisa melaksanakan project nya.

Lantas, sampai sana udah beres? Oh tidak. Belum. Langkah selanjutnya yang harus mereka lakukan adalah bekerja sama dengan vendor-vendor untuk memproduksi printilan dari bagian-bagian motornya. Bikin perjanjian kerjasama selama sekian tahun untuk memproduksi printilan sebanyak sekian ribu unit perbulan. Setelah sama-sama setuju dengan kerjasamanya kemudian digabungkan menjadi stu unit motor utuh. Setelah digabungkan masih harus melewati tahap uji jalan yang mungkin berlangsung sekitar 2-3 bulanan (CMIIW). Setelah tes jalan? Mereka harus mengajukan ke pemerintah untuk masalah harga, pajak, dan tektek bengek lainnya. Barulah setelah dapat izin dari pemerintah dan sudah dapat harganya mereka biasanya langsung melakukan produksi masal dari produk mereka tersebut. Dan kemudian baru bisa dinikmati oleh konsumen.

Nah, jadi wajar toh kenapa Maxi Scooter dari Suzuki seolah-olah ga kunjung muncul? Yoii. Liat perjalanannya aja panjang banget banget banget malah buat sampe bisa dinikmati oleh konsumen. Mending kalau laris dipasaran. Jadi usaha mereka ga sia-sia. Kalau dipasaran gagal? Yaa wasalam wkwkwk. Dan informasi terakhir yang saya denger, Suzuki Indonesia baru sampai tahap mengajukan produk Maxi Scooter under 200 cc mereka ke pihak Pabrik/kantor pusat  di Jepang untuk selanjutnya apakah disetujui atau tidak untuk di produksi dan dipasarkan di Indonesia. Kalau memang sekarang juga masih di tahap itu, yaa wajar dong kalau misalnya kemungkinan baru keluarnya di akhir tahun ini atau awal tahun depan? Toh baru masuk tahap-tahap awal haha.

Jadi intinya, sebagai rider dan sebagai konsumen kita harus pandai juga dalam menilai suatu pabrikan. Sebenernya bukan mereka gamau denger atau seolah-olah lambat dalam melakukan pekerjaan. Tapi karena berbagai macam faktor yang telah disebutkan diatas lah yang menjadikan suatu produk seolah-olah hanya 'isu' saja. Dan kalau suatu saat nanti sudah hadir, apalagi yang udah nunggu dan nahan-nahan buat ga beli produk yang lain, saya sarankan untuk segera meminang motornya haha. Kasian atuh Suzuki udah ngedengerin apa yang kalian mau. Masa ga dibeli? Iya thooo?? Wkwkwkwkwkwk...(maniac)