...

Antara Pass beam dan Lampu Hazard. Mana yang lebih cocok untuk di Indonesia?


Hallo fellas. Akhir-akhir ini produsen sepeda motor di Indonesia sedang berlomba-berlomba menghadirkan fitur-fitur yang lengkap pada produk mereka. Salah sautunya yaitu Hazard lamp. Alhasil, baru-baru ini juga sering dijumpai produk sepeda motor yang bahkan kubikasinya di bawah 150 cc, telah menggunakan fitur tersebut

Sebenernya sah-sah saja pabrikan memproduksi motor mereka dengan fitur selengkap-lengkapnya. Itu akan membuat konsumen semakin diuntungkan karena harga yang dikeluarkan bisa dibilang sebanding dengan produk yang dibeli. Namun alangkah lebih baiknya pabrikan juga melihat keadaan dan kondisi real di lapangan di Indonesia. Dalam artian gini. Memang sih lampu hazard juga diperlukan. Tapi, orang di Indonesia mayoritas belum mengerti 100% dengan apa fungsi dari lampu hazard tersebut. Ada yang alasannya buat konvoi lah, buat hujan deres lah, buat kabut lah, dan yang lebih parah lagi, buat nyalip kendaraan. Jadi ketika nyalip, mereka menghidupkan lampu hazard dan ketika selesai nyalip mereka mematikan lampunya. Yap. Macam-macam alasan mereka menyalakan lampu Hazard.

Itu tentang lampu Hazard. Gimana dengan lampu pass beam? Well, kayanya kalau buat pass beam sendiri orang-orang sudah pada mengerti kegunaannya. Dan kalau boleh memilih, saya lebih prefer untuk memasukkan nama pass beam di list teratas prioritas fitur tambahan pada segala jenis dan isi silinder sepeda motor. Bukan apa-apa. Saya rasa, pass beam lebih kerasa manfaatnya dibanding dengan Hazard yang secara kasar bisa dibilang hanya kepake dalam keadaan tertentu. Sedangkan pass beam? Ini sih biasanya dipake buat kalau mau nyalip, kalau mau belok/nyebrang masuk ke gang atau gedung, dan buat warning ke kendaraan di depan yang nyalip ga pake perkiraan. Sedangkan hazard lamp? Ya kalau penggunaannya bener-bener buat keadaan Hazard (bahaya), dpat dihitung lebih dikit. Kaya misalnya ban bocor lagi jalan. Otomatis dong pelan-pelan. Dan itu keadaan dan situasi berbahaya. Kemudian ketika motor mogok dipinggir jalan dan membuat lalu lintas terhambat. Ya gimana sih keadaan-keadaan atau kondisi darurat. Baru menggunakan lampu hazard.

Memang sih pabrikan sudah mulai memperhatikan atandar keselamatan pada sepeda motor. Dan itu bagus. Saya apresiasi banget. Tapi alangkah baiknya ketika pabrikan memproduksi produk dengan hal yang masih bisa dibilang 'barang baru' atau 'barang langka' di pasar roda dua Indonesia, mereka juga dapat melakukan sebuah sosialisasi yang bisa meninhkatkan awareness kepada konsumen dan menggunakan fitur tersebut secara benar...